Kamis, 23 Agustus 2012

The Colors in Love

Seorang wanita bertengkar dengan seseorang yang telah mengandung sampai membesarkan hingga saat ini. Pertengkaran dimulai karena wanita itu ingin mempertahankan keinginannya untuk bertemu dengan pujaan hati di tempat yang cukup jauh. Apa mau dikata, keinginannya pun kandas, izin kedua orang tua tidak didapatnya. Kejenuhan mulai merasuki dirinya. 

Ketika ada ajakan dari beberapa teman sepermainannya datang, ia pun tanpa berfikir panjang langsung menerima ajakan tersebut. Berharap semua akan bisa menghibur dirinya dan bisa menenangkan sejenak pikirannya. Tiba-tiba harapan itu pudar saat ia melihat orang yang pernah ada dalam masa lalu hidupnya dan keluarganya muncul juga dalam liburan yang direncanakan oleh teman-teman wanita itu.

Bukan ketenangan, kesenangan dan hiburan yang dia dapatkan saat itu, justru kepenatan dalam dirinya dan emosi yang tidak jelas arahnya. Mulai terfikir olehnya untuk jujur atau aman yang akan diberikan kepada kekasihnya yang berada jauh disana. Pilihan yang dipilih adalah jujur karena wanita itu tidak ingin jika pujaan hatinya justru akan mengetahui semua yang terjadi pada wanita itu diketahui pujaan hatinya dari orang lain atau tahu belakangan yang menurut wanita itu, hal tersebut akan membuat kekecewaan yang mendalam pada diri si pria dan wanita berharap pria akan lebih mudah memaafkan karena memang keadaan yang tidak bisa dikontrol oleh wanita.

Dengan bersikap sok berani dan sok pede, wanita itu mengatakan kepada si pria tentang apa yang telah terjadi, tapi semua cara yang dilakukan wanita justru menjadi bumerang bagi dirinya. Pria merasa sangat sedih dan sakit hati dan si wanita merasa tambah bersalah karena merasa telah salah dalam berbuat dan menyakiti hati pria.

Kegalauan mulai memenuhi pikiran wanita itu sekarang...

Entah apa yang ada dalam pikiran wanita itu ketika ingin mengatakan apa yang terjadi saat itu. Kepolosan yang ada dalam diri wanita itu pun sekejap muncul tanpa memikirkan perasaan dari pasangannya.
Dewasakah pikirannya atau sebaliknya??? 
Apakah wanita itu bodoh???
Siapa yang telah berbuat salah dalam hal ini???
Apa yang harus dilakukan oleh wanita itu sekarang???
Mungkinkan ada kebahagiaan diakhir cerita ini???

Entahlah, hanya hati dan pikiran wanita dan pria itu yang tahu, dan mereka hanya bisa berdoa kepada Tuhan untuk meminta petunjuk dari semua ini.

#do not be avoid, face it all is better#
#God, please help them#
#the colors in love#

Jumat, 17 Agustus 2012

Kata Bijak Mario Teguh

Pak Mar, apa definisi pria dan wanita yang berhasil?

Pria yang berhasil adalah dia yang berhasil mengumpulkan uang lebih banyak daripada kemampuan istrinya untuk berbelanja.

Wanita yang berhasil adalah yang berhasil menemukan pria itu.


Apa? Matre?

Bukan, itu bukan matre.

Wanita harus memastikan anak-anaknya tumbuh sehat dan terdidik dengan baik, hidup dalam rumah dan lingkungan yang aman, dan bersemangat mencapai impian terindah mereka.

Wanita penghebat kehidupan


by Mario Teguh

Republic of Indonesia's independence celebrations

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”
(Bung Karno)

“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.”
(Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)

“……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……”
(Bung Karno)

Kemerdekaan indonesia sudah berjalan 67 thn
Sudah banyak pembangunan dari segala aspek dilakukan untuk indonesia 
Para pemuda sangat diandalkan dalam segala pembangunan dan pengembangan bangsa ini
Lihat kedepan dan terus maju 
Apa yang sudah dilakukan kemarin dan hari ini 
akan menjadi modal dan penentu untuk masa depan kita nanti
Toleransi antar umat beragama dan antar budaya dikembangkan
Guna mencapai kedamaian dan Indonesia bersatu

MERDEKA!!!

#peace in life#




Proses

Terdiam

Merenung

Membayangkan

Mengharapkan

Memimpikan

Mengejar

Mendapatkan

Mempertahankan

#hard work is important#

Selasa, 14 Agustus 2012

The Story Of a Child

Seorang anak kecil berusia 5 tahun bercita-cita ingin jadi dokter, cita-citanya yang dipilih bertahan sampai dia berusia 11 tahun, entah kenapa ketika dia berusia 13 tahun keinginannya untuk menjadi seorang dokter tidak ada dalam benaknya lagi, anak itu lebih memilih untuk jadi seorang psikolog, padahal pada waktu itu anak itu belum tau apa2 tentang psikologi, yang dia tau bahwa psikologi itu adalah ilmu tentang jiwa dan berharap kelak anak itu ingin sekali bisa tau tentang seseorang hanya melihat dari bahasa tubuhnya saja bahkan hanya dari wajahnya saja..lucu memang..kali ini cita-cita anak itu yang ingin menjadi seorang psikolog bertahan sampai dia berumur 17 tahun.

Ketika dia duduk dibangku SMA kelas 3 sempat diberikan beberapa tes IQ dan beberapa tes minat bakat, dari hasil tes tersebut, anak itu di sarankan untuk masuk jurusan ekonomi..setelah melihat hasilnya hanya heran yang ditunjukkan oleh anak itu krna menurutnya apa yang tertulis di hasil itu bukanlah bakat dan minatnya, sempat terfikir oleh anak itu apakah ada yang salah saat mengisi jawaban tes atau memang hasil tes itu yang gak akurat, pada saat itu anak tersebut hanya bisa menebak-nebak. Mimpi anak itu untuk jadi seorang psikologi sempat goyah krna pada saat dia mendapatkan mata pelajaran PKn dimana di dalam pelajaran itu mempelajari tentang hubungan internasional, anak itu mulai tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam dan ingin merubah haluan untuk menjadi seorang diploma di suatu negara
 (tinggi sekali cita-citanya).

Yah namanya juga remaja, semuanya serba labil, singkatnya pilihan akhir jatuh pada psikologi dan dia sampai 2 kali ikut tes masuk perguruan tinggi demi masuk ke jurusan yang dia idam-idamkan. Untuk tes ke2 akhirnya Tuhan mengabulkan doa anak itu untuk masuk ke pilihannya (selamat) :), remaja itu saat ini udah masuk semester 7 dan sedang mengalami kegalauan. Why??

Soalnya dia harus mempersiapkan tema dan judul yang pas untuk proposal skripsinya (bingung) sedangkan pihak fakultasnya memberikan beberapa batasan untuk pemilihan tema maupun judul padahal anak itu udah nemu fenomena apa yang ingin diangkat di proposal skripsi itu tapi sayangnya tema yang mau diangkat itu adalah salah satu tema atau fenomena yang telah disanksi tegas oleh pihak fakultas untuk diangkat dalam skripsi, dan sampai saat ini anak yang sudah berusia 21 thn itu masih bergalau-galau dangan pikiran-pikiran masa depannya, karna tema yang akan dia ambil saat ini akan menentukan cepat atau tidaknya dia lulus (kasian yah)

Dia pengen banget bisa ngelanjutin lagi sekolahnya, berharap semoga umur dia gak tertahan di jenjang S1 ini karna masih banyak banget hal-hal yang mesti dia capai untuk kebahagian keluarganya dan diri dia sendiri.
Semoga semua impian anak itu dikabulkan Tuhan dan bisa memehagiakan semua orang disekelilingnya.
Amiiiin.


#Dreams come true,good luck#








Ini foto saya dan nenek tersayang, agak mirip yah hee...
nenek yang satu ini kuat banget mentalnya, selalu tegar, penuh semangat, sabar bangeeett, gak pernah ngerepotin orang2 sekitarnya, baik banget deh pokoknya...
cuma ada satu kalimat untuknya "I love you so much" 
tapi kalimat itu gak bisa saya ucapin langsung di depannya 
karna gak berani, malu, campur aduk deh rasanya.
Nenek udah sabar banget ngurus saya dari bayi, 
gak pernah ngomel sama sekali padahal saya pernah berbuat salah, 
alhasil karna saya inget banyak banget kesalahan2 dulu 
sekarang sikap saya ke nenek manut2 aja kalo lagi ngobrol, 
cuma bisa diem aja, nurut2 aja kalo disuruh tapi untungnya jarang banget nyuruh2, dan udah gak berani macem2 lagi sekarang hehee..cees banget deh pokoknya sekarang hee..
Semoga nenek bisa diberi umur panjang lagi, pengen banget pas nikah bisa disaksiin sama nenek...amiin

#you are the best grandma, I love you forever and ever#

Jumat, 10 Agustus 2012


 

memilih di antara dua pilihan itu memang sulit
kuncinya adalah cari pilihan yang nyaman dihati, menyenangkan, meringankan, gak membingungkan, dan gak memberatkan
yah yang simple-simple deh pokoknya dan percaya pada pilihan yang udah diambil
#life is choice, you can try#