Senin, 15 Agustus 2011

Mewujudkan Impian


Semua berawal dari mimpi, semua cita-cita yang kita harapkan letaknya berada dalam mind kita. bagaimana cara kita mengolah semua harapan kita tergantung pada diri kita sendiri, apakah kita ingin semua tercapai?? atau hanya sebagian yang ingin dicapai??? atau bahkan tidak ingin tercapai semua???. apapun itu kita sebagai manusia yang memiliki mind cenderung memiliki kemampuan untuk meraih semua impian-impian itu. Untuk mempermudah kita dalam mencapai impian tersebut ada baiknya kita mengetahui potensi apa yang ada dalam diri kita masing-masing. Mulailah mambuat perbandingan antara apa yang kita inginkan dengan seberapa besar potensi yang kita punya. 

Hal yang perlu kita perhitungkan selanjutnya yaitu bahwa ketika kita sudah merencanakan apa yang akan kita lakukan haruslah meyakini kita pasti bisa dan meyakini bahwa cara yang kita lakukan pasti benar. Dengan bermodal keyakinan dan rencana yang tepat maka akan menghasilkan sesuatu yang istimewa dalam hidup kita,, yaa walaupun semua itu tidak semudah membalikkan tangan. Dalam perjalanan atau proses menuju pencapaian mimpi akan banyak sekali rintangan yang harus kita hadapi. Setiap orang akan memiliki strategi yang berbeda-beda dalam menghadapi rintangan itu tergantung pada system kepribadian orang itu sendiri. 

Orang yang memiliki tipe kepribadian BAS yang dominan ekstrovert akan menghadapi semua masalah dengan sikap yang optimis, dan akan berfokus pada reward yang akan dicapainya, dan punishment yang dimunculkan menurutnya hal itu bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan dan ditakutkan justru orang yang ekstrovert (BAS) akan lebih semangat dalam menjalani rintangan-rintangan tersebut. Berbeda dengan orang yang memiliki tipe kepribadian BIS yang dominan memiliki sifat introvert akan menghadapi segala rintangan yang berfokus pada punishment yang harus dilewatinya karena menurutnya punishment itu merupakan hal yang mengganggu kelancaran dia dalam mencapai reward (impian). 

Banyak kekhawatiran yang dirasakan tipe BIS ini ketika ingin mencapai tujuan karena ketika orang ini dihadapkan oleh suatu reward maka ia akan melihat sekelilingnya apakah ada hal yang dapat menghambat atau tidak, jika ada maka dia akan menomor satukan hambatan tersebut ketimbang reward yang akan dia capai pada mulanya. Maksudnya, BIS ini berprinsip bahwa apapun impian yang ia ingin capai maka ia harus berhasil melewati hambatan yang mencoba menghalanginya hal itu akan menjadi sebuah prestasi yang luar biasa (menurut BIS). 

Dari sini kita dapat melihat babarapa sisi baik dari kelebihan maupun dari kekurangan pada masing-masing tipe kepribadian ini. Misalnya, BAS karena terlalu tidak begitu peduli atau menyepelekan dengan punishment yang akan dihadapinya maka biasanya orang ini akan kurang peka terhadap efektif atau tidak efektifnya strategi yang dibuatnya. Dari sini sudah tahu kan, siapa diri kita sebenarnya. Apakah BIS atau BAS???..kalau sudah tahu, pembuatan rencana yang efektif sesuai dengan tipe kepribadian kita yang dapat merealisasikan potensi-potensi kita menuju impian yang telah lama kita inginkan.

#just be your self and positif thinking, good luck#

Tidak ada komentar:

Posting Komentar