Senin, 27 Agustus 2012

The Voice of a Mother's Heart

Sekejap, semua terasa seperti mimpi. 
Untuk pertama kalinya melihat seorang ibu duduk berdampingan dengan wanita muda (anaknya) kemudian mengeluarkan suara hatinya dengan penuh haru.
Wanita muda yang duduk disebelahnya hanya mampu mendengarkan, tertegun, dan hanya bisa meneruskan tetesan air matanya yang sudah berlinang sebelum sang ibu datang menghampirinya.

Ibu itu berkata kepada anaknya "Bapak itu sayang sama kamu. Mama juga sayang sama kamu. Bapak ngomong kaya gitu gak ada maksud buat nyakitin hati kamu. Bapak gak ngebedain satu sama lain. Memang cara bicaranya yang seperti itu. Bapak itu sayang sama kamu. Liat deh kalau emang bapak gak sayang sama kamu, kamu mau pergi kemana kek, mau keluar kemana kek, udah dilepas aja gitu. Sampe bapak minta maaf ke anak itu namanya orang tua sayang banget sama kamu, mana ada sih orang tua mau minta maaf kaya gitu ke anaknya kalau emang gak sayang banget. Kamu itu perempuan satu-satunya yang paling dijaga, kalau kamu pergi tadi, semuanya bakal khawatir. Bapak itu sakit, bapak tenang kalau anak-anaknya kumpul semua disini, kalau kamu tadi pergi, emang kamu gak kasian kalau bapak jantungnya kambuh lagi??. Hidup sendiri tanpa orang tua itu berat, mama udah ngalamin itu jadi mama gak mau anak-anak mama mengalami hal yang sama. Coba tadi kalau kamu pergi, kamu  mau tinggal dimana??. Kalau kamu beneran hidup sendiri dan udah gak ada orang tua lagi gmn?? mama itu mikirin anak-anak mama sampai kesana,, mama itu mikir gimana kalau mama dan bapak udah gak ada sebelum kamu nikah atau setelah kamu nikah??..mama mikir kaya gitu karna mama sayang sama kamu. Mama suka sedih ngeliat anak-anak yang udah ditinggal sama orang tuanya terus mama selalu kebayang anak-anak mama, makanya mama ngejaga banget anak-anak mama dan selalu berdoa biar selalu diberi waktu panjang supaya bisa membesarkan anak-anak mama, sedih mama. Dan kamu harus ingat, bapak kamu itu sakit jantung dan anak-anak mama semua sudah dewasa, kasihanilah bapak kamu. Gimana nanti kalau kamu bener-bener ditinggal bapak?? gak punya orang tua itu gak enak. Mama jadi sedih kalau inget mama dulu, dari kecil udah gak punya orang tua langkap"(meneteskan air mata) 

Wanita muda itu hanya bisa terdiam, mendengarkan dan meneteskan air mata kembali.
Dalah hati wanita itu hanya bisa berkata "Apa yang sudah saya perbuat??. Kenapa jadi seperti ini??. Tega sekali saya sudah membuat orang tua sedih!."

Beberapa detik kemudian, sang ibu memasuki rumahnya dan si anak tetap duduk termenung meneteskan air mata dan berfikir apa yang harus dilakukannya.
#so sorry mom#
#forgive her, please mom#
#knees and pray to my GOD, all will be fine#

1 komentar: